Sejarah Candi Borobudur

Sejarah Candi Borobudur

Sejarah Candi Borobudur – Nama Borobudur yang di ambil dalam bahasa jawa, yang artinya Candhi Barabudhur. Candi Borobudur yang terletak di Jawa tengah, Indonesia.
Borobudur adalah candi Buddha kuno yang memiliki banyak sejarah penting bagi umat buddha di dunia. Candi borobudur didirikan oleh para penganut Buddha Mahayana sekitar 800 tahun masehi lalu. Borobudur juga telah memecahkan rekor dunia sebagai kuil buddha terbesar di dunia, sekaligis monumen patung buddha terluas dan terbesar di dunia.

Borobudur juga memiliki relief terbanyak dan terlengkap di dunia, Monumen buddha yang berbentuk bujur sangkar yang memilki 2.672 relief. Dan Stupa buddha utama terbesar memakai mahkota terletak di tengah bangunan borobudur.

Sejarah Candi Borobudur

Sejarah Candi Borobudur Adalah Warisan Dunia

Dari Bukti-bukti prasejarah yang di kumpulkan, Borobudur ditinggalkan dari abat ke-14, yang seiring pelemahan kerajaan hindu dan buddha di jawa serta masuknya pengaruh ajaran islam pada masa itu. Sejak saat ditemukan oleh Thomas Stamford Raffles, borobudur di selamatkan oleh UNESCO dan di beri renovasi-renovasi agar bangunan tersebut tidak cepat rusak oleh tangan-tangan jahil yang tidak mengerti arti peninggalan dunia umat buddha. Borobudur juga masuk dalam jajaran warisan dunia yang hampir punah kalau tidak kita jaga.

Sampai saat ini borobudur masih di pakai oleh penganut Buddha di seluruh indonesia, dimana jika ada hari besar buddha seperti hari waisak borobudur akan menjadi tempat pertemuan penganut buddha di seluruh indonesia. Hal ini untuk memperingati hari trisuci waisak. borobudur juga paling banyak di kunjungi oleh wisatawan dari belahan dunia manapun.

Perusakan Dan Pencurian Kepala Arca

Kita lihat tempat sejarah di Indonesia sangta miris sekali dari tangan-tangan kotor yang tidak bertanggung jawab, terutama di candi borobudur. Borobudur yang memiliki 2.672 Panel relief dan 504 arca buddha sempat di curi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk di jual kepada kolektor di pasar gelap indonesia.

* pencurian kepala arca yang sering sekali terjadi di borobudur membuat nama Indonesia tercemar akan tidak di urusnya peninggalan warisan dunia. Kepala arca yang dicuri biasanya di jual di pasar gelap dan pasar antik, dan pembeli-pembelinya juga biasa dari kolektor-kolektor pasar gelap. dari total 508 arca buddha di borobudur banyak sekali di temukan tanpa kepala.